Membedakan Smartphone Asli dengan Smartphone Supercopy; Ini Caranya

Membedakan Smartphone Asli dengan Smartphone Supercopy memang tidak begitu mudah bagi Kita yang awam terhadap jenis smartphone yang makin banyak saat ini. Penjualan smartphone di Indonesia yang laris membuat sejumlah pedagang nakal menjual smartphone supercopy atau replika (palsu). Biasanya, smartphone replika dibuat dengan mesin kualitas rendah namun mengatasnamakan merk smartphone terkenal. Bagi Anda yang ingin membeli smartphone asli, wajib baca ini agar tidak ditipu pedagang.


Awalnya, perbedaan antara smartphone replika atau supercopy dengan yang asli masih bisa terlihat. Namun saat ini, produsen smartphone replika terus mencoba membuat smartphone produksinya semakin mirip dengan asli.

Mulai dari sistem, bentuk fisik, baterai hingga kelengkapan perangkat seperti kartu garansi, charger, buku panduan, dan dus dibuat hampir menyerupai produk aslinya. Kebanyakan merk yang dipakai oleh smartphone replika, yaitu Samsung dan iPhone.

Namun jangan khawatir, bagi Anda yang ingin membeli smartphone asli, masih dapat membedakan smartphone asli atau smartphone replika dengan mata telanjang. Bagi Anda pengguna Samsung contohnya, inilah tips membedakan smartphone asli dengan replika:

  1. Cobalah untuk mengusap logo brand pada plastik, jika warna logo tersebut membekas di jari Anda, maka sudah bisa dipastikan bahwa smartphone yang Anda beli adalah replika atau palsu.
  2. Pada gambar baterai, sinyal, dan notification berwarna-warni. “Biasanya keterangan baterai, sinyal, dan notification itu satu warna, warna putih semua. Tapi kalau yang replika itu bisa merah, kuning, atau hijau.
  3. Icon LCD di kanan atas tidak beraturan. Pada Samsung Galaxy Note 4 replika, icon yang berada di kanan atas ukurannya tidak sama dan letaknya tidak beraturan.
  4. Letak speaker dan tombol home berbeda dengan Samsung asli.
  5. Gambar pada kamera replika buram. Kualitas kamera tidak sesuai dengan ukurannya.
  6. Tidak ada tulisan ‘Samsung’ di bawah speaker. Biasanya Samsung replika tidak menyertakan nama ‘Samsung’ di bawah speaker seperti yang asli. Namun semakin canggih, banyak produsen menyertakan nama ‘Samsung’. Untuk mengetahuinya, coba dikerik pakai kuku tulisan Samsung-nya. Kalau tulisannya terkelupas, berarti itu palsu. Sama dengan nama ‘Samsung’ di bodi belakangnya.
  7. Jika dinyalakan, biasanya pada smartphone Samsung langsung muncul logo Samsung. Pada smartphone replika yang muncul adalah logo lain.

Lain lagi dengan Samsung, untuk membedakan smartphone asli merk iPhone lebih sulit. Karena iPhone melakukan rekondisi atau refurbish. Di mana para sindikat iPhone rekondisi memanfaatkan perangkat iPhone yang sudah rusak atau yang sudah ditarik Apple untuk dihancurkan, kemudian diperbaiki dan mengganti perangkat yang rusak sehingga terlihat baru. Untuk mengetahui bahwa itu iPhone asli atau palsu, sebaiknya Anda setelah membeli iPhone sebaiknya dicek ke gerai resmi Apple terdekat.

Itulah beberapa tips membedakan smartphone asli dengan yang palsu. Perbedaan yang paling mencolok adalah harga yang murah dan berbeda dari harga pasaran yang dijual oleh pabrik secara langsung. Lihat di website resmi untuk mengetahui spesifikasi dan harga yang ditawarkan oleh pabrik sehingga Anda terhindar dari penipuan para pedagang yang menjual smartphone palsu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *