≡ Menu
Catatan Kecil

Mata Kucing Menyala dalam Gelap? Ini Penjelasannya

in pengetahuan

Mata kucing bisa menyala di kegelapan? itu memang benar dan mungkin sebagian besar Kita sering melihat saat malam hari mata kucing menyala atau bersinar saat terkena cahaya. Hewan yang menjadi favorit untuk dipelihara ini juga sangat menggemaskan. Lalu, mengapa mata kucing menyala saat berada di kegelapan?

Mata kucing memiliki bagian mata yang disebut tapetum lucidum. Bagian inilah yang berpengaruh membuat mata kucing bersinar dalam gelap. Nama tapetum lucidum diambil dari bahasa Latin yang artinya “karpet terang”. Jaringan tapetum ini adalah sebuah reflektif membran yang cukup tebal. Jaringan ini dibangun atas kurang lebih 15 sel dan berada tepat di belakang retina. Fungsinya, untuk memperbanyak jumlah cahaya yang dapat diterima oleh retina. Mata yang “terang” ini hanyalah salah satu efek dari usaha kucing dan hewan-hewan nocturnal lainnya seperti burung hantu dan lemur untuk dapat melihat dengan jelas di tempat yang minim cahaya.

Kucing adalah hewan yang cenderung lebih banyak melakukan aktivitas di malam hari atau biasa disebut nocturnal. Mulai dari berburu, makan, bahkan bermain. Mata kucing mempunyai kemampuan mendeteksi suatu objek atau benda-benda yang menjadi targetnya meskipun lingkungan di sekitarnya gelap. Kemampuan penglihatan dengan mekanisme istimewa inilah yang dimiliki kucing dan hewan-hewan nocturnal lainnya yang membantu mereka dalam bertahan hidup di malam hari. Mereka hanya membutuhkan 1/6 kekuatan cahaya dibandingkan dengan manusia dan bagian pupil mata kucing sanggup berdilatasi tiga kali lebih besar dibandingkan mata manusia.

Mata kucing terdiri atas tiga bagian utama. Lapisan terluar adalah tunika fibrosa. Lapisan ini tersusun atas serat elastik dan serat kolagen yang disebut sklera. Sklera mencakup tiga perempat bagian posterior dari lapisan fibrosa, sisanya yaitu bagian anterior dari mata yang disebut kornea mencakup seperempat bagian dari lapisan ini. Lapisan kedua adalah tunika vaskular. Seperti namanya, lapisan ini tersusun atas pembuluh-pembuluh darah yang memberi pasokan oksigen dan nutrisi untuk jaringan mata. Komponen mata yang ada pada lapisan ini, yang paling bertanggung jawab untuk kejelasan penglihatan terhadap suatu objek adalah lensa. Pada lapisan ini organ pupil juga dapat dijumpai.

Pada dasarnya, bentuk pupil adalah bulat atau disebut juga sirkular. Di cahaya terang pupil akan terlihat mengecil, sebaliknya dicahaya yang minim pupil akan terlihat membesar. Kondisi pupil yang membesar ini adalah sebagai usaha untuk memperoleh cahaya sebanyak-banyaknya. Bentuk pupil kucing pada siang hari yang terang akan terlihat seperti satu garis lurus yang memanjang secara vertikal. Sebaliknya, pupil manusia dan hewan-hewan yang aktif di siang hari seperti singa misalnya, akan tetap terlihat bulat meskipun diameternya menjadi semakin kecil.

Uniknya, kebanyakan hewan nocturnal seperti kucing ini tidak memiliki kemampuan untuk membedakan warna. Dalam kondisi minim cahaya, mata kucing dapat melihat letak objek yang ada di depannya dengan jelas meskipun tidak dapat melihat detail objek yang dilihatnya itu dengan bantuan oleh si “karpet terang” tapetum lucidum.

Tapetum Lucidum memiliki sifat seperti cermin, tapetum memantulkan cahaya yang sebelumnya telah diterima melalui retina, kembali lagi ke retina untuk kedua kalinya. Dalam pantulan yang kedua ini, cahaya tidak diserap, melainkan dikeluarkan kembali ke mata melalui organ pupil. Itu sebabnya di tempat yang pencahayaannya minim, mata kucing akan terlihat bersinar seperti nyala lampu senter.

0 comments… add one

Leave a Comment