Categories: pengetahuan

Kisah Abu Bakar dengan Tukang Ramal

Kisah Abu Bakar yang merupakan salah seorang sahabat Nabi Muhammad SAW ini bisa kita jadikan pelajaran dan hikmah di Ramadhan ini.

Kisah Abu Bakar ini terjadi saat beliau menjabat sebagai khalifah. Ia mempunyai seorang hamba yang menyerahkan sebagian dari pendapatan hariannya. Pada suatu hari hambanya itu telah membawa makanan lalu dimakan sedikit oleh Abu Bakar. Hamba itu berkata: “Kamu selalu bertanya tentang sumber makanan yang aku bawa tetapi hari ini kamu tidak berbuat demikian.”

“Aku terlalu lapar sehingga aku lupa bertanya. Terangkan kepada ku dimana kamu mendapat makanan ini.”

Hamba: “Sebelum aku memeluk Islam aku menjadi tukang ramal. Orang-orang yang aku ramal nasibnya kadang-kadang tidak dapat bayar uang kepadaku. Mereka berjanji akan membayarnya apabila sudah memperoleh uang. Aku telah berjumpa dengan mereka hari ini. Merekalah yang memberikan aku makanan ini.”

Mendengar kata-kata hambanya Abu Bakar memekik : “Ah! Hampir saja kau bunuh aku.”

Kemudian dia coba mengeluarkan makanan yang telah ditelannya. Ada orang yang menyarankan supaya dia mengisi perutnya dengan air dan kemudian memuntahkan makanan yang ditelannya tadi. Saran ini diterima dan dilaksanakannya sehingga makanan itu dimuntah keluar.

Kata orang yang mengamati : “Semoga Allah memberikan rahmat atas mu. Kamu telah bersusah payah karena makanan yang sedikit.”

Kepada orang itu Abu Bakar menjawab: “Aku sudah pasti memaksanya keluar walaupun dengan berbuat demikian aku mungkin kehilangan nyawaku sendiri. Aku mendengar Nabi berkata : “Badan yang tumbuh subur dengan makanan haram akan merasakan api neraka.” Oleh karena itulah maka aku memaksa makanan itu keluar takut kalau-kalau ia menyuburkan badanku.”

Abu Bakar sangat teliti tentang haram halalnya makanan yang dimakannya.

Jangan mendapatkan harta melalui jalan yang haram, Jangan gunakan harta yang haram bagi diri sendiri apalagi untuk orang lain.

Kelak diyaumil akhir akan ditanya ” Dari mana kamu peroleh hartamu dan kemana kau belanjakan “

Begitulah kisah Abu Bakar dengan seorang bekas tukang ramal. Semoga Kita dapat mengambil hikmah dari kisah Abu Bakar tersebut dan selalu menjaga makanan ataupun harta yang Kita peroleh, karena semua itu akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah SWT.

Recent Posts

Alasan Mengapa Anda Mengalami Dejavu.

Pernahkah anda merasa atau mengalami suatu peristiwa yang pernah terjadi sebelumnya? contohnya seperti anda a pernah berkunjung ke suatu tempat,…

3 tahun ago

Cara Langsing Tanpa Diet, Anda Harus Coba

Langsing tanpa diet adalah alternatif bagi Anda yang malas melakukan diet karena tidak ingin meninggalkan makanan kesayangan Anda. Cara ini…

4 tahun ago

Ketahui Resiko dan Keuntungan Diet Cepat, Wanita Wajib Tahu!

Diet cepat adalah jenis diet yang paling banyak dipraktekan belakangan ini karena hasil yang didapat lebih baik dari pada jenis…

4 tahun ago

Menjaga Keamanan Smartphone Android Anda dengan Mudah, ini Tipsnya!

Menjaga Keamanan Smartphone android adalah hal yang cukup penting bagi Kita yang menggunakan smartphone untuk kegiatan sehari-hari. Bukan karena Smartphone Kita…

4 tahun ago

Ketahui 5 Masalah Kesehatan Gigi pada Anak-anak

Masalah Kesehatan Gigi pada Anak-anak tidak hanya menimpa orang dewasa saja, tetapi juga pada anak-anak.  Terutama kepada anak-anak yang hobi makan…

5 tahun ago

Cara Ajaib Atasi Keluhan Kesehatan Tubuh Kita

Kesehatan tubuh Kita terkadang mengalami masalah, dari masalah sepele seperti kulit gatal, mata gatal, dan lain-lain. Dan Ternyata hal-hal gangguan…

5 tahun ago

Kepribadian Plegmatis dan Cara Menyikapinya

Kepribadian Plegmatis atau "si damai" ini akan selalu siap dan bersedia untuk melakukan apapun demi kedamaian. Karena bagi Plegmatis, kedamaian adalah…

5 tahun ago

Dia hanya Pacar atau Calon Istri yang Tepat untuk Anda ?

Pacar atau calon istri ? Artikel berikut khusus bagi Anda para Pria yang saat ini menjalin hubungan dengan orang yang…

5 tahun ago

Motivasi Tidak Lebih Penting daripada Disiplin

Motivasi memang sangatlah penting, tapi bagaimana jika tidak diimbangi dengan disiplin? lalu penting mana antara disiplin dan motivasi? Berikut catatankecil.com…

5 tahun ago

This website uses cookies.